fiber fighter kadar serat pangan dan sifat organoleptik crackers bekatul jagung dengan penambahan tepung kacang bambara
Salah satu penyebab obesitas adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan rendah serat. Menurut RISKESDAS tahun 2018 prevalensi obesitas pada usia >18 tahun meningkat menjadi 21,8%. Pangan lokal yang memiliki kadar serat yang tinggi adalah bekatul jagung dan kacang bambara. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bekatul jagung, tepung terigu, margarin dan telur ayam.Serat pangan atau biasa dikenal dengan serat diet atau dietary fiber (DF) adalah karbohidrat kompleks dimana merupakan bagian dinding sel tanaman pangan yang sulit diuraikan oleh enzim dan sulit diserap oleh saluran pencernaan. Serat pangan memiliki fungsi penting untuk memelihara kesehatan manusia, mencegah penyakit dan sebagai komponen penting dalam diet. Serat pangan dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok atas dasar sifat kelarutan. Kelompok serat yang dapat larut air yaitu, pektin, gom, dan ẞ-glukan. selain itu, ada juga kelompok serat pangan yang tidak larut air, seperti selulosa, lignin, dan hemiselulosa.
Serat pangan larut air sering dihubungkan dengan penurunan kadar kolesterol dalam darah dan penurunan absorbsi glukosa di usus, sementara serat pangan tidak larut air biasa dikaitkan dengan proses penyerapan air dan pengaruh regulasi dalam usus dikaitkan dengan proses penyerapan air dan pengaruh regulasi dalam usus. Pola makan rendah serat menjadi salah satu resiko yang dapat menyebabkan terjadinya obesitas dan DCS (Disease of Circulatory System) Obesitas terjadi karena konsumsi energi yang berlebih ke dalam tubuh, dan disimpan dalam bentuk jaringan lemak. Dalam menjaga kesehatan, serat pangan berfungsi mengontrol berat badan dari kegemukan (obesitas), penanggulangan penyakit diabetes, mencegah penyakit gastrointestinal dan kanker kolon, serta mengurangi tingkat kolesterol dalam darah sehingga mencegah penyakit kardiovaskuler. serat biasa disamakan dengan yang ada pada sayur-sayuran dan buah-buahan atau yang dikenal dengan dengan sebutan serat kasar, namun serat pada makanan tidak hanya terdapat pada sayuran dan buah-buahan, namun juga terdapat pada makanan lain seperti umbi-umbian, serealia dan produk sampingannya. serta kacang-kacangan.

Komentar
Posting Komentar