RESUME DAY 1 PKKMB

 



1.  Yudi Latif, MA., Ph.D.

Kehidupan Berbangsa & Bernegara serta Jati Diri Nasional

- Pembudayaan Pancasila dan Jati diri Bangsa 

Yudi Latif menekankan pentingnya membudayakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun kolektivitas bangsa yang sehat dan bermoral. Ia menggambarkan adanya dua sisi kedirian manusia: personal (jujur, kerja keras, pantang menyerah) dan publik. Kedirian publik terbentuk melalui lingkungan kolektif—oleh sebab itu, Pancasila berperan sebagai landasan bersama bagi karakter kolektif bangsa. 

- Bahasa, Nasionalisme, dan Keberagaman

Dari sudut kebahasaan, ia melihat bahasa Indonesia sebagai alat penyatu yang menembus perbedaan etnik dan budaya. Dengan cara ini, keragaman bahasa daerah tetap dihargai, namun tetap bersatu dalam kerangka persatuan Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika .

- Tujuan Bela Negara

Melindungi Negara Dari ancaman dan gangguan yang dapat membahayakan kedaulatan dan keutuhan negara, Mempertahankan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga negara dalam membela negara, Meningkatkan Ketahanan Nasional dengan meningkatkan kemampuan warga negara dalam membela negara dan menghadapi ancaman.

2.Prof. Kacung Marijan, Drs., MA.,Ph.D 

- Sistem Pendidikan Tinggi di UNUSA

    Profil Umum UNUSA

     Kurikulum & Metode Pembelajaran UNUSA menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang mengikuti tuntutan modern dan kebutuhan masyarakat . Pengalaman belajar didukung dengan sistem digital, seperti e‑Sorogan, kurikulum digital berbasis elektronik, serta fasilitas tablet gratis untuk mahasiswa baru agar akses materi lebih mudah melalui pembelajaran daring .

Visi, Misi, dan Nilai

Visi: Menjadi lembaga pendidikan tinggi terkemuka dan unggul di ASEAN, berjiwa wirausaha, serta berjati diri Islami .

Nilai utama mencakup moderasi (Tawassuth), keseimbangan (Tawazun), toleransi (Tasamuh), dan keadilan (I’tidal); berbasis ajaran Ahlus Sunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah .Universitas memprioritaskan governance yang baik, kualitas akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan SDM profesional yang kompetitif berbasis nilai Islami Rahmatan Lil ‘Alamin .

3. BNNP Jawa Timur: Mahasiswa bebas narkoba untuk mendukung Generasi Rahmatan lil alamin Unusa
- Pada 4 September 2023, BNNP Jawa Timur mengajak mahasiswa baru UNUSA tahun akademik 2023–2024 untuk menjadi “Bersih Narkoba” (Bersinar). Dalam seminar di Auditorium Kampus B (Jemursari), Analis Penyuluhan BNNP, Sri Artanti Maryani menyampaikan bahwa remaja usia 15–25 tahun memiliki risiko tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba. Ganja disebut sebagai jenis narkoba yang paling banyak digunakan di Jawa Timur. Rektor UNUSA, Prof. Achmad Jazidie, menyatakan bahwa mahasiswa adalah generasi masa depan yang harus memiliki integritas dan “berani berkata tidak” terhadap narkoba. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan dalam UKM seperti Relawan Anti Narkoba (RAN) untuk memperkuat ketahanan diri mahasiswa terhadap penyalahgunaan narkoba.

Link blog teman saya: https://journeydin.blogspot.com/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Opening Ceremony 5th Brave Program: Angkat Isu Kesehatan dan Air Bersih Global

fiber fighter kadar serat pangan dan sifat organoleptik crackers bekatul jagung dengan penambahan tepung kacang bambara